sedih banget ngeliat kelakuan mahasiswa-mahasiswa yg katany ngebelain rakyat, bantuin mo nurunin BBM, tapi malah nutup jalan, bakar2 ban, ngelemparin polisi pake bom molotof, wow…itu namanya mahasiswa, intelek dong bung…
sebut saja jakarta…apa dengan ngeblokir jalan itu bakal memperbaiki keadaan??itu uman bakal menambah buruk keadaan, logika pendekny masyarakat musti muter nyari jalan lain dan itu cuman bakal malah bikin boros bensin, panjangnya yg ada masyarakat ga bakal simpati am kita tapi yg ada ‘mahasiswa macam apa kaya gini bentukannya’..
tolong dong, berikan cerminan mahasiswa intelek, berikan cerminan ama masyarakat dan adek2 kita klo mahasiswa itu emang patut menjadi tempat curhat masyarakat, klo mahasiswa itu bisa bantu dan akan terus mendukung mereka…
gua tau, sebenernya kalian juga peduli dengan mereka, tapi bukan gini caranya kawan…
masuh ada jalan lain yg bisa kita lakuin, sekarang pemerintah juga ga seenaknya aja bikin kebijakan kok, pasti ada hal yg ga ita tahu…gua juga mahasiswa, gua juga orang yang ikut merasakan sulitnya BBM naik…tapi, kembali kita neh mahasiswa, berikan sesuatu yang bisa memperbaiki keadaan, bukan malah menambah ribet masalah…
hmmm, gua kutip dari salah satu web…
JAKARTA- Rektor Unas, Umar Basalin menyatakan enam pernyataan sikapnya di depan Pimpinan DPR, Agung Laksono. Pada salah satu pernyataan sikapnya, Umar menyatakan ada pihak tertentu yang sengaja mengacaukan aksi murni mahasiswa.
“Kami menduga ada pihak tertentu yang sengaja mengacaukan aksi murni mahasiswa,” ujar Umar dalam pertemuannya dengan Pimpinan DPR, Agung Laksono, di ruang pimpinan dewan, Gedung Nusantara III, kawasan Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2008).
Berdasarkan investigasi pihak Unas, Umar menambahkan diperoleh fakta bahwa sebagian orang yang ditahan oleh polisi bukanlah mahasiswa Unas. Pihak rektorat juga sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi pada 24 Mei 2008 lalu, tindakan aparat dinilai berlebihan karena mengakibatkan mahasiswa cidera dan merusak fasilitas kampus Unas.
“Kami menyesalkan terjadinya insiden itu dan memprotes keras,” katanya.
Umar melanjutkan, terkait ditemukannya dua granat nanas di kampus Unas, pihak rektorat meminta agar Polri segera mengusut sampai tuntas masalah tersebut.
“Kami juga menduga ada upaya pihak tertentu untuk mendiskreditkan Unas. Karenanya, kami mendesak Polri agar mengusut masalah tersebut sampai tuntas,” tegasnya.
Diwartakan sebelumnya terjadi bentrokan hebat antara mahasiswa Unas dengan aparat polisi saat demo penolakan harga BBM berlangsung, Sabtu (24/5) dinihari lalu. Akibat bentrokan tersebut 31 mahasiswa Unas ditetapkan sebagai tersangka.(lut)(uky)
inget peristiwa 98 kmaren ga???ada kemungkinan bahwa dalang dari kejadian itu adalah pihak-pihak yang lagi menggunakan keadaan untuk memperoleh kekuasaan…apa mungkin hal ini keulang lagi???apalagi sebentar lagi pemilihan presiden, mungkin ada pihak yang sengaja memperburuk citra kepemimpinan SBY-JK…who know??
yang pasti jadilah mahasiswa!!!kerjakan tugasmu kawan……
sebenernya gua juga bingung apa yang harus gua lakuin, but anyway…at least gua g malah nambah pikiran orang banyak…
just praying to the god, hoping everything gonna be okay..